Awal mula film ini dimulai, kita akan bertemu dengan sosok Jean yang terlihat dingin dan arogan. Memiliki tekat yang sudah bulat, yaitu menjadikan rumahnya sebagai kantor dengan tema minimalis, tanpa banyak berfikir Jean mengemasi semua barangnya dan menjadikan semua barangnya menjadi satu kriteria: Sampah.
Masalah dimulai ketika Pink, teman Jean yang juga merupakan desain interior yang bekerja sama dengan Jean menemukan sebuah CD pemberiannya dulu yang hendak dibuang Jean. Kekecewaan Pink membuat Jean akhirnya mengkaji kembali barang-barang yang hendak ia buang. Ia pun bertekad untuk setidaknya mengembalikan tiap barang yang ada padanya, kepada pemilik sebenarnya.
Menurut gue, proses pengembalian barang tersebut dikemas dengan sederhana namun mampu memporakporandakan hati *lebay. Berurusan kembali dengan pemilik barang tersebut membuat Jean sadar kalau ternyata ada banyak hal yang selama ini menggantung dan belum terselesaikan: Masalah dengan mantan, teman, hingga keluarga.
Tak hanya memiliki cerita yang menarik, Pengemasan film pun dibuat sangat ciamik dengan pengambilan gambar, tone dan sound yang diramu hingga menghasilkan film yang sangat cantik. Ah pokonya saya jatuh cinta dengan film ini dan sangat merekomendasikannya untuk kalian!

Comments
Post a Comment