Sayangnya proses donor darah pertama gue ternyata tidak sesuai harapan. Jadi gini...
Hari itu sepulang kerja kami bertiga berangkat ke PMI yang terletak di Jl. Aceh No.79, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung. Alasan memilih PMI lokasi Jl. Aceh sebenarnya sederhana saja: dekat dengan kantor. Sesampainya di lokasi, jujur gue agak kaget sendiri karena suasananya yang ternyata ramai. Yup. Banyak orang yang juga meluangkan waktunya untuk donor darah. Keren!
Berikut tahapan yang gue lakukan:
- Mengambil nomor antrian
- Mengisi formulir yang sudah disediakan
- Setelah dipanggil, menyerahkan formulir
- Kembali mengisi formulir secara online (ada proses fotonya juga lho!)
- Melakukan cek kesehatan dengan dokter yang ada
- Melakukan cek darah dengan perawat PMI
- Proses pengambilan darah
Ironisnya saat gue melakuakan pengambilan darah, belum sampai 10 menit gue mulai mendeteksi ada sesuatu yang ga beres... darah yang keluar seret! alias tidak selancar darah teman gue yang persis duduk disamping. Jujur.. barbie panik dong~ Apalagi saat bapak PMInya mulai...gatau melakukan apa karena gue ga lihat, yang pasti saat itu tangan gue serasa ditusuk jarum dan menimbulkan efek nginu-nginu sakit.
Setelah bapak PMI mencoba beberapa kali, darah gue ternyata tetap ga kunjung keluar. Akhirnya beliau bilang "teh, disudahi ya ngambil darahnya. ini vena tetehnya terlalu kecil jadi ga terlihat, kalau dipaksain takutnya pembuluh darah pecah." Mendengar itu tentu saja gue langsung mengiyakan tanpa banyak cincong. Kaget dan takut woy :)
Saat bekas suntikan gue diperban, gue sempat tanya 'penyebabnya apa? apa karena sayanya yang terlalu tegang?' Bapak PMI bilang... bisa jadi. Sebenernya faktornya banyak katanya tapi gue lupa apa aja wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk yang pasti setelah berterimakasih, guepun keluar dari ruangan dan mengambil snack dan vitamin yang diberikan secara cuma-cuma oleh pihak PMI. Lumayan~
Sambil menunggu dua teman gue yang lain, gue mulai googling penyebab pembuluh darah gue kecil bahkan sampai ga kelihatan. Saya share disini ya (sumber: Halodoc):
- Variasi genetik masing-masing orang
- Aktifitas fisik yang dilakukan (semakin sedikit aktivitas, maka vena akan semakin mengecil)
- Ketebalan dan warna kulit (vena akan lebih tampak pada orang dengan kulit yang tipis dan berwarna lebih cerah)
- Suhu lingkungan (vena akan mengecil saat seseorang berada di lingkungan dingin)
- Dehidrasi
- Tekanan /sumbatan pada pembuluh darah vena proximalnya (pembuluh darah vena yang lebih dekat dari jantung seperti tekanan karena pakaian ketat,tekanan saat memakai torniquet seperti saat pengambilan darah,dll)
- Penuaan
- Postur tubuh (vena umumnya akan lebih mengecil pada orang bertubuh gemuk)
- Anemia, yang dapat menyebabkan kulit memucat, melemah dan pembuluh darah mengecil.
- Kebiasaan merokok yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di tangan dan kaki.
- Kondisi hipertensi
- Keadaan stres dan cemas (ketakutan)

Comments
Post a Comment