Skip to main content

Pengalaman Donor Darah

(Gambar: Pixabay)

Setelah sekian lama pingin banget melakukan donor darah, akhirnya 4 minggu lalu gue dan kedua teman kantor yang lain melakukan proses donor darah untuk yang pertama kali dalam hidup *sound biola*

Seperti yang kita tau, donor darah adalah aktivitas dengan beragam manfaat yaa. Ga cuma untuk diri sendiri, manfaat dari donor darah juga akan terasa pada orang yang membutuhkan donor. 

Sayangnya proses donor darah pertama gue ternyata tidak sesuai harapan. Jadi gini...

Hari itu sepulang kerja kami bertiga berangkat ke PMI yang terletak di Jl. Aceh No.79, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung. Alasan memilih PMI lokasi Jl. Aceh sebenarnya sederhana saja: dekat dengan kantor. Sesampainya di lokasi, jujur gue agak kaget sendiri karena suasananya yang ternyata ramai. Yup. Banyak orang yang juga meluangkan waktunya untuk donor darah. Keren!

Berikut tahapan yang gue lakukan:

  • Mengambil nomor antrian
  • Mengisi formulir yang sudah disediakan 
  • Setelah dipanggil, menyerahkan formulir
  • Kembali mengisi formulir secara online (ada proses fotonya juga lho!)
  • Melakukan cek kesehatan dengan dokter yang ada
  • Melakukan cek darah dengan perawat PMI
  • Proses pengambilan darah

Ironisnya saat gue melakuakan pengambilan darah, belum sampai 10 menit gue mulai mendeteksi ada sesuatu yang ga beres... darah yang keluar seret! alias tidak selancar darah teman gue yang persis duduk disamping. Jujur.. barbie panik dong~ Apalagi saat bapak PMInya mulai...gatau melakukan apa karena gue ga lihat, yang pasti saat itu tangan gue serasa ditusuk jarum dan menimbulkan efek nginu-nginu sakit. 

Setelah bapak PMI mencoba beberapa kali, darah gue ternyata tetap ga kunjung keluar. Akhirnya beliau bilang "teh, disudahi ya ngambil darahnya. ini vena tetehnya terlalu kecil jadi ga terlihat, kalau dipaksain takutnya pembuluh darah pecah." Mendengar itu tentu saja gue langsung mengiyakan tanpa banyak cincong. Kaget dan takut woy :)

Saat bekas suntikan gue diperban, gue sempat tanya 'penyebabnya apa? apa karena sayanya yang terlalu tegang?' Bapak PMI bilang... bisa jadi. Sebenernya faktornya banyak katanya tapi gue lupa apa aja wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk yang pasti setelah berterimakasih, guepun keluar dari ruangan dan mengambil snack dan vitamin yang diberikan secara cuma-cuma oleh pihak PMI. Lumayan~

Sambil menunggu dua teman gue yang lain, gue mulai googling penyebab pembuluh darah gue kecil bahkan sampai ga kelihatan. Saya share disini ya (sumber: Halodoc):

  1. Variasi genetik masing-masing orang
  2. Aktifitas fisik yang dilakukan (semakin sedikit aktivitas, maka vena akan semakin mengecil)
  3. Ketebalan dan warna kulit (vena akan lebih tampak pada orang dengan kulit yang tipis dan berwarna lebih cerah)
  4. Suhu lingkungan (vena akan mengecil saat seseorang berada di lingkungan dingin)
  5. Dehidrasi
  6. Tekanan /sumbatan pada pembuluh darah vena proximalnya (pembuluh darah vena yang lebih dekat dari jantung seperti tekanan karena pakaian ketat,tekanan saat memakai torniquet seperti saat pengambilan darah,dll)
  7. Penuaan
  8. Postur tubuh (vena umumnya akan lebih mengecil pada orang bertubuh gemuk)
  9. Anemia, yang dapat menyebabkan kulit memucat, melemah dan pembuluh darah mengecil.
  10. Kebiasaan merokok yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di tangan dan kaki.
  11. Kondisi hipertensi
  12. Keadaan stres dan cemas (ketakutan)

Banyak banget yaaa? Tentu aja ga semua poin di atas terjadi sama gue. Intinya dari kejadian itu, kedepannya gue mau lebih 'merhatiin' kondisi sebelum donor. Ngantrinya lama banget... eh donornya ga maksimal, kan sayang banget!

Adanya insiden darah seret itu bikin bekas suntikan donor saya bengkak dan nginu bahkan sampai 2 minggu setelahnya, tapi kalau kalian tanya.... mau donor lagi ga? Jawabannya mau!! tapi ga tau kapan :p

Comments

Popular posts from this blog

Review Vincenzo : Drakor Bertema Mafia Tanpa Embel Cinta-Cintaan

(Gambar: Netflix) Setelah sekian lama ga nonton drama korea, kejenuhan duniawi bikim gue akhirnya meminta rekomendasi drama korea ke teman dan voila, gue menamatkan drama Vincenzo dalam waktu sekitar 2 minggu. Vincenzo bercerita tentang pengacara keturunan korea yang besar di italia dan bekerja sebagai seorang congsigliere untuk para mafia. Tidak hanya bekerja sebagai congsiglire , Vincenzo juga membuat jasa penyimpanan untuk para orang kaya yang ingin menaruh harta benda dengan lokasi aman dengan penjagaan yang modern di korea selatan. Cerita mulai bergerak ketika klien Vincenzo tiba-tiba meninggal dunia. FYI, klien super kaya tersebut menggunakan jasa Vincenzo untuk menyimpan emas dengan akses yang hanya diketahui Vincenzo dan salahsatu rekannya. Mengetahui kabar tersebut, Vincenzo langsung terbang menuju korea selatan untuk mengamankan emas tak bertuan tersebut. Oke karena bukan drama korea namanya kalau tidak ada masalah yang belibet, lokasi tempat Vincenzo menaruh emas, Plaza Ke...

INESA (1. Awal)

Tama datang memakai celana jeans usang dengan hodie hitam kesayangannya. Kacamata di hidungnya yang mancung sesekali ia benarkan karena melorot. Matanya terus mencari tanpa mau menatapku yang duduk persis di sebrangnya. Dua tahun aku mengenalnya, aku tau dia sedang gugup entah karena apa. Pesanan kami datang. Jus melon dan mie ayam kesukaanku membuatku lupa pada tama yang entah kenapa hanya memesan minuman. Mungkin dia sedang bokek, entahlah. Aku terlalu lapar untuk berfikir tentang keanehan Tama. “pelan-pelan makannya,” tegur Tama sambil (akhirnya) menatapku. Aku hanya cengengesan sambil terus melanjutkan makan. Pekerjaan kantor yang menumpuk membuatku lupa makan siang. Jadi jangan slahkan kalau makanku tidak cantik. Toh aku memang tidak cantik sih. Selama aku makan, Tama benar-benar diam. Biasanya dia bakal nyerocos tentang apapun yang ia alami selama seminggu kami tidak bertemu. Maklum, Jakarta-bogor memiliki jarak yang lumayan sehingga kami harus cukup puas bertemu...

Fondu Cake: Chiffon Murah yang Super Premium!

Siapa setuju kalau dimoment perayaan, hal yang paling ditunggu dan dinanti adalah makanan manis? yap! faktanya, makanan manis memang bisa bikin seseorang bahagia lho. Hal ini terjadi karena ketika kita mengkonsumsi makanan manis, bagian otak bernama nucleus accumbens akan menghasilkan dopamin, atau yang terkenal dengan "hormon bahagia". Ga cuma itu, makanan manis juga membantu melepaskan serotonin , salahsatu hormon yang dapat memberikan efek menenangkan. Menarik sekali bukan?  Nah khusus buat kalian yang mau makin bahagia diperayaan dengan menghadirkan makanan manis, kalian wajib banget untuk intip Fondu Cake: kue chiffon kekinian dengan beragam rasa yang siap memaksimalkan kebahagiaan!  (foto by Instagram/fonducakery) Berbeda dengan kue lainnya, fondu cake menyajikan kue berjenis chiffon yang memiliki tekstur lebih ringan dengan lapisan yang lembap. Bahkan dalam gigitan pertama, kalian sudah langsung dapat merasakan kelembutan tekstur dari fondu cake ini. Dengen begitu, g...